Tiga hari yang lalu saya terpaksa memutuskan koneksi internet saya dengan CIFO (provider routelink) karena rumah kost saya yang baru tidak mampu menjangkau sinyal yang dipancarkan oleh menara BTS routelink yang terdekat. Sebagai mahasiswa, saya mulai kebakaran jenggot karena tanpa koneksi internet saya tidak mungkin bisa melakukan aktivitas normal saya sebagai mahasiswa. Saya terburu-buru ke BEC untuk membeli modem dan kartu perdana internet unlimited, pilihan saya jatuh pada XL internet unlimited yang dipasarkan dengan harga R. 200,000,- sudah termasuk penggunaan sebulan dengan kuota 1GB dan speed up to 256 Kbps.
Mengapa XL? karena saya ingin menghindari traffic. User IM2 broom sudah sangat banyak, dan saya mendengar keluhan-keluhan teman di sekitar saya tentang reputasi IM2 broom, FYI, saya juga pernah menggunakan IM2 broom sebelum akhirnya berlangganan routelink, dan koneksinya sangat menyedihkan.
Mengapa bukan Flash? Karena Flash unlimited tidak dijual bebas, untuk terdaftar sebagai user flash, terlebih dahulu kita harus terdaftar sebagai user kartu halo, bagi saya cukup merepotkan, karena saya butuh koneksi internet segera.
Akhirnya si penjual modem melakukan setting pada laptop saya, sebelumnya kartu XL unlimited saya harus didaftarkan ke 4444, dan menurut informasi yang diberikan customer service xl, kartu XL unlimited saya bisa langsung digunakan segera setelah terdaftar.
Penderitaan dimulai, akses daftar ke 4444 gagal melulu, saya mencoba menghubungi XL service center dan katanya memang sedang ada gangguan, saya disuruh menunggu 1 x 24 jam. OK, saya menunggu.
Benar saja, keesokan harinya saya mendapat notifikasi bahwa kartu saya sudah terdaftar, dan saya bisa menikmati koneksi internet unlimited selama 30 hari. Saya mulai bersemangat, kemudian saya mencoba menyambungkan modem, dan terhubung! kemudian saya mencoba melakukan koneksi internet, ah gagal! “The internet connection was reset” begitu tulisannya. Saya mengulangnya belasan kali dan selalu nihil hasilnya.
Saya menelepon lagi cs XL di 817, menurutnya saya harus mengganti APN, ok, saya ganti, dan saya coba menyambungkan modem saya lagi, dan tidak terhubung! saya kembali menelepon CS di 817, katanya disuruh menunggu, setiap 30 menit saya menelepon untuk menemukan CS yang simpatik dengan masalah saya, selalu nihil. Mereka terkesan don’t care dengan masalah saya, lagi2 disuruh menunggu, lagi2 disuruh memeriksa modem (padahal modem saya baik2 saja, dan ketika saya mencoba menggunakan kartu hp saya, koneksinya baik2 saja).
Sampai yang ke sebelas kalinya saya menelepon CS XL, katanya kartu saya tidak terisi pulsa? Lho, kok bisa? kan saya baru beli?? Atau jangan2 XL telah otomatis memotong pulsanya untuk koneksi internet yang fiktif itu?
Habis kesabaran saya, saya datangi kantor XL di Martadinata 7, Bandung, komplain habis-habisan. Dan dengan enteng mereka bilang, “tunggu 3-4 jam ya mbak, pasti konek”. Potongan percakapan kami sbb:
Saya: “Lho kalo sampe besok belum konek gimana?apa XL mau tanggung jawab?”
CS (namanya Tea): “Nggak, biasanya udah bisa kok”
Saya: “Lha kalo gak bisa?? Apa XL mau kasi kartu baru?”
Tiba-tiba CS di meja sebelah yang sedang melayani customer lain pun menyahut, “Gak bisa mbak, itu urusan penjual”
Saya: “Lho kok bisa penjual?Wong saya belinya masih segel kok!Emangnya penjual bisa malsu simcard ya?”
CS: “Ya bukan gitu mbak, tapi kalo barang udah di penjual itu bukan tanggung jawab kami, mbak tanya aja sama penjualnya!”
See?? Jawaban gila!
Keesokan harinya saya kembali menelepon 817, dan jawabannya semakin menyedihkan, kartu saya tidak terdaftar dalam layanan XL unlimited. Saya bersikeras.
Saya: “Mbak, tolong di cek dalam sistem apakah nomor 0878 215 55662 bukan kartu unlimited?soalnya ini starter packnya XL internet unlimited. Kalo mbaknya perlu nomor serinya saya sebutkan sekalian.
CS: “OK, ditunggu”
—Musik rap yang makin bikin bete sekitar 3 menit—
CS: “Terimakasih telah menunggu. Iya mbak, ternyata kartu mbak ini memang kartu internet unlimited”
Saya: “Ok, terus sekarang gimana?”
CS: “Sistemnya ada delay mbak.”
See? Enak banget ya jawabnya…
FYI, XL service center yang di MArtadinata 7 Bandung juga telah meminta no hp saya untuk memberikan konfirmasi tentang masalah kartu saya. Sampai sekarang tidak ada apa-apa tuh!
Ok, saya akhirnya iseng2 ke warung sebelah rumah kost saya, untuk membeli minuman dingin (maklum, saya sangat stres 3 hari menelepon 817, menghubungi kantor XL service center yang di Martadinata 7 Bandung, install ulang modem berkali2, mengutak-atik settingan proxy, dan hasilnya nihil), saya kemudian ingin membeli perdana AXIS yang harganya cuma Rp. 3,000,- sudah bonus pulsa, sms, dan data senilai Rp. 20,000,-
Setelah didaftarkan saya coba masukkan ke modem dengan sedikit setting APN, username dan password, dan blar! Langsung konek, dan cepat!
Kemudian saya membeli pulsa sebesar Rp. 40,000,- untuk saya daftarkan dalam internet bulanan berkuota 500MB (coba dulu lah) dan gilanya, saya sangat senang! Speednya kenceng banget!
Hasilnya sebagai berikut:

Sangat cukup buat saya yang sekedar browsing dan download jurnal-jurnal.
Ah, saya harus berterimakasih pada XL, karena telah berhasil mengecewakan saya dan mempertemukan saya dengan AXIS, si GSM yang baik.



Komentar Terakhir