Arsip untuk Kategori 'Uncategorized'

29
Mar
10

Terimakasih XL (an axiata company), Anda berhasil mengecewakan saya!

Tiga hari yang lalu saya terpaksa memutuskan koneksi internet saya dengan CIFO (provider routelink) karena rumah kost saya yang baru tidak mampu menjangkau sinyal yang dipancarkan oleh menara BTS routelink yang terdekat. Sebagai mahasiswa, saya mulai kebakaran jenggot karena tanpa koneksi internet saya tidak mungkin bisa melakukan aktivitas normal saya sebagai mahasiswa. Saya terburu-buru ke BEC untuk membeli modem dan kartu perdana internet unlimited,  pilihan saya jatuh pada XL internet unlimited yang dipasarkan dengan harga R. 200,000,- sudah termasuk penggunaan sebulan dengan kuota 1GB dan speed up to 256 Kbps.

Mengapa XL? karena saya ingin menghindari traffic. User IM2 broom sudah sangat banyak, dan saya mendengar keluhan-keluhan teman di sekitar saya tentang reputasi IM2 broom, FYI, saya juga pernah menggunakan IM2 broom sebelum akhirnya berlangganan routelink, dan koneksinya sangat menyedihkan.

Mengapa bukan Flash? Karena Flash unlimited tidak dijual bebas, untuk terdaftar sebagai user flash, terlebih dahulu kita harus terdaftar sebagai user kartu halo, bagi saya cukup merepotkan, karena saya butuh koneksi internet segera.

Akhirnya si penjual modem melakukan setting pada laptop saya, sebelumnya kartu XL unlimited saya harus didaftarkan ke 4444, dan menurut informasi yang diberikan customer service xl, kartu XL unlimited saya bisa langsung digunakan segera setelah terdaftar.

Penderitaan dimulai, akses daftar ke 4444 gagal melulu, saya mencoba menghubungi XL service center dan katanya memang sedang ada gangguan, saya disuruh menunggu 1 x 24 jam. OK, saya menunggu.

Benar saja, keesokan harinya saya mendapat notifikasi bahwa kartu saya sudah terdaftar, dan saya bisa menikmati koneksi internet unlimited selama 30 hari. Saya mulai bersemangat, kemudian saya mencoba menyambungkan modem, dan terhubung! kemudian saya mencoba melakukan koneksi internet, ah gagal! “The internet connection was reset” begitu tulisannya. Saya mengulangnya belasan kali dan selalu nihil hasilnya.

Saya menelepon lagi cs XL di 817, menurutnya saya harus mengganti APN, ok, saya ganti, dan saya coba menyambungkan modem saya lagi, dan tidak terhubung! saya kembali menelepon CS di 817, katanya disuruh menunggu, setiap 30 menit saya menelepon untuk menemukan CS yang simpatik dengan masalah saya, selalu nihil. Mereka terkesan don’t care dengan masalah saya, lagi2 disuruh menunggu, lagi2 disuruh memeriksa modem (padahal modem saya baik2 saja, dan ketika saya mencoba menggunakan kartu hp saya, koneksinya baik2 saja).

Sampai yang ke sebelas kalinya saya menelepon CS XL, katanya kartu saya tidak terisi pulsa? Lho, kok bisa? kan saya baru beli?? Atau jangan2 XL telah otomatis memotong pulsanya untuk koneksi internet yang fiktif itu?

Habis kesabaran saya, saya datangi kantor XL di Martadinata 7, Bandung, komplain habis-habisan. Dan dengan enteng mereka bilang, “tunggu 3-4 jam ya mbak, pasti konek”. Potongan percakapan kami sbb:

Saya: “Lho kalo sampe besok belum konek gimana?apa XL mau tanggung jawab?”

CS (namanya Tea): “Nggak, biasanya udah bisa kok”

Saya: “Lha kalo gak bisa?? Apa XL mau kasi kartu baru?”

Tiba-tiba CS di meja sebelah yang sedang melayani customer lain pun menyahut, “Gak bisa mbak, itu urusan penjual”

Saya: “Lho kok bisa penjual?Wong saya belinya masih segel kok!Emangnya penjual bisa malsu simcard ya?”

CS: “Ya bukan gitu mbak, tapi kalo barang udah di penjual itu bukan tanggung jawab kami, mbak tanya aja sama penjualnya!”

See?? Jawaban gila!

Keesokan harinya saya kembali menelepon 817, dan jawabannya semakin menyedihkan, kartu saya tidak terdaftar dalam layanan XL unlimited. Saya bersikeras.

Saya: “Mbak, tolong di cek dalam sistem apakah nomor 0878 215 55662 bukan kartu unlimited?soalnya ini starter packnya XL internet unlimited. Kalo mbaknya perlu nomor serinya saya sebutkan sekalian.

CS: “OK, ditunggu”

—Musik rap yang makin bikin bete sekitar 3 menit—

CS: “Terimakasih telah menunggu. Iya mbak, ternyata kartu mbak ini memang kartu internet unlimited”

Saya: “Ok, terus sekarang gimana?”

CS: “Sistemnya ada delay mbak.”

See? Enak banget ya jawabnya…

FYI, XL service center yang di MArtadinata 7 Bandung juga telah meminta no hp saya untuk memberikan konfirmasi tentang masalah kartu saya. Sampai sekarang tidak ada apa-apa tuh!

Ok, saya akhirnya iseng2 ke warung sebelah rumah kost saya, untuk membeli minuman dingin (maklum, saya sangat stres 3 hari menelepon 817, menghubungi kantor XL service center yang di Martadinata 7 Bandung, install ulang modem berkali2, mengutak-atik settingan proxy, dan hasilnya nihil), saya kemudian ingin membeli perdana AXIS yang harganya cuma Rp. 3,000,- sudah bonus pulsa, sms, dan data senilai Rp. 20,000,-

Setelah didaftarkan saya coba masukkan ke modem dengan sedikit setting APN, username dan password, dan blar! Langsung konek, dan cepat!

Kemudian saya membeli pulsa sebesar Rp. 40,000,- untuk saya daftarkan dalam internet bulanan berkuota 500MB (coba dulu lah) dan gilanya, saya sangat senang! Speednya kenceng banget!

Hasilnya sebagai berikut:

Sangat cukup buat saya yang sekedar browsing dan download jurnal-jurnal.

Ah, saya harus berterimakasih pada XL, karena telah berhasil mengecewakan saya dan mempertemukan saya dengan AXIS, si GSM yang baik.

19
Jul
09

Pelaku penipuan jual ponsel di internet. Catch you!

Inilah KTP penipu itu

Inilah KTP penipu itu

SIM rusly biransiup biran ponsel

Gambar di atas adalah KTP, SIM, dan SIUP pendiri atau pemilik biran ponsel, yang saya ceritakan pada postingan sebelumnya.

Rusly Biran, masih beredar, menebar omong kosong, dan siap menunggu pundi-pundi uang yang akan anda transfer ke rekeningnya. Hati-hati.

11
Jul
09

Ayo, gabung di socints!!!

<a href=”http://www.Socints.com/Main.cfm?SR=himawariwidya”> Be Social Get Points at Socints.com!</a>

10
Jul
09

Terbang dengan Mandala Air gratis. Mau?

fly for free with Visa DebitHanya dengan belanja menggunakan kartu Debit berlogo VISA

Lebih lengkapnya klik disini:
http://www.mandalaair.com/promoRoute.aspx?codes=visa

10
Jul
09

Hati-hati pasang iklan di internet!

Lagi-lagi saya pernah mengalaminya secara LIVE! Nyata!

Suatu hari ada seorang penelepon mengaku bernama Haji Abdullah, asal Jakarta, kejadiannya sekitar bulan Februari 2009 kalau saya tidak lupa. Menggunakan nomor yang menurut saya cantik, karena ada 4 angka yang sama berderet, 0812…8888.

Tujuan beliau menelepon saya saat itu adalah untuk menanyakan iklan yang saya tayangkan di sebuah situs iklan gratis. Saat itu saya sedang mengiklankan rumah saya untuk dikontrakkan. Beliau mengaku tertarik untuk menyewa rumah saya, yang lokasinya di Bali,  selama dua tahun, karena menurut beliau, beliau harus segera pindah ke Bali untuk sesuatu hal yang mendesak. Khawatir rumah saya keduluan disewa orang, beliau berniat memberi saya DP, agar saya tidak mengiklankan lagi rumah yang akan saya sewakan.

Prinsip utama yang harus anda ingat dalam bertransaksi adalah:

“If there is something too good to be through, then there is not true”

Ini mengutip kata2 salah seorang dosen saya. ^_^

Beliau kemudian meminta nomor rekening saya untuk transfer dana, dan mengingatkan untuk segera konfirmasi segera setelah dananya saya terima. Berhubung tidak ada dana masuk sampai waktu yang dijanjikan lewat, saya pun belum bisa mengkonfirmasi.

Inilah rangkaian tanda-tanda mencurigakan yang harus diwaspadai:

[1] Berkali-kali si bapak haji abdullah itu menelepon saya untuk memastikan apakah dananya sudah masuk ke rekening saya, karena si bapak haji abdullah itu mengaku sudah mentransfer uang muka sebesar sepuluh juta rupiah!!*ingat prinsip dalam bertransaksi!“If there is something too good to be through, then there is not true”*

[2] Mohon diperhatikan tulisan saya yang berwarna merah. Uang muka sebesar itu sudah mengindikasikan bahwa si bapak haji abdullah itu sedang membual. Logikanya, kalau orang mau sewa rumah, maka orang tersebut pasti terfokus pada rumah yang akan disewa, bukan uang muka yang kan dibayarkan, bahkan bapak haji abdullah itu tidak menanyakan bagaimana kondisi detil rumah yang akan disewanya.

[3] Meski sudah saya katakan berkali-kali bahwa saya sudah melakukan pengecekan saldo melalui sms banking, si bapak haji abdullah ini ngotot bin ngeyel agar saya melakukan pengecekan di mesin ATM saja, karena dikhawatirkan ada gangguan jaringan sehingga data yang ditampilkan di sms banking dengan mesin ATM tidak sinkron. sungguh menyebalkan. dan saya menuruti perintahnya atas dasar rasa kasihan, siapa tahu memang si bapak haji abdullah yang mulai menyebalkan itu sudah melakukan transfer, dan dana yang di transfer tidak terkirim. Si bapak haji abdullah yang mulai menyebalkan itu agaknya mulai menciptakan suasana panik, dengan cara menelepon terus-menerus (meski tidak diangkat, si bapak yang ngakunya bernama haji abdullah itu, tak henti-hentinya melakukan redial), sehingga tidak memberi kesempatan calon korban untuk berpikir jernih

[4] Atas kondisi yang saya sebutkan pada nomor [3] di atas, maka pada saat itu sampailah saya pada bilik ATM. Si bapak yang ngakunya bernama haji abdullah itu tetap menjalankan prosedur [3] itu, sambil menghubungkan saya kepada call center bank BCA fiktif, melalui call conference, sehingga kami bertiga bisa saling mendengar suara satu sama lain.

[5] Setelah saya dihubungkan dengan call center BCA fiktif itu, mulailah terjadi komunikasi satu arah yang didominasi oleh si call center fiktif, sekali lagi, dengan tanpa memberikan kesempatan atau jeda kepada saya untuk bertanya balik atau sedikit berpikir. Si call center fiktif itu kemudian meminta saya melakukan langkah-langkah berikut ini:

  • Masukkan kartu ATM
  • Masukkan nomor PIN
  • Tekan pada menu ‘Informasi Saldo’
  • Sebutkan saldo terakhir anda
  • Lakukan cetak mutasi
  • Tekan cancel, ambil kartu ATM
  • Masukkan kartu ATM lagi
  • Masukkan nomor PIN lagi
  • Tekan menu ‘Transfer’
  • Masukkan kode referensi yang diberikan, dan tekan OK, kemudian muncul tulisan ‘transaksi anda tidak bisa diproses’ (hal ini sengaja dilakukan untuk mengecoh, karena menu tersebut memang tidak pernah ada di menu mesin ATM), kemudian tekan cancel
  • Masukkan kartu ATM lagi
  • Masukkan nomor PIN lagi
  • Tekan menu transfer, pilih menu transfer ke rekening
  • Masukkan kode referensi (angka tersebut diberikan oleh call center fiktif, diawali dengan dua angka nol di depan, padahal itu nominal rekening saya sendiri,dasar kurang ajar!!)
  • Masukkan nomor rekening yang diberikan oleh si Call Center Fiktif
  • Tekan Yes dengan cepat sebanyak 3 kali!!

[6] Dan disitulah bencana dimulai, karena isi rekening dikuras habis tanpa sisa!Hanya disisakan lima puluh ribu saja untuk biaya tutup buku. AAAAAhhh, saya sangat bersyukur karena saya tidak pernah melakukan point terakhir pada nomor [5].

Ini hanya satu dari sekian juta modus penipuan lewat ATM, namun pada umumnya identik. Harap diperhatikan.

09
Jul
09

Mau Blackberry gratis?

Silahkan isi survey dulu di bawah ini:
http://survey.redmangoindonesia.com/?act=NzY2NDFzcnZ5cmVkbWFuZ29pZA==

05
Apr
09

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!




Kategori

What day is today?

Juni 2012
S S R K J S M
« Mar    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Arsip


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.